Keep Moving and Create Momentum

Story by Mas Syah

Pernahkan kamu punya sebuah keinginan melakukan sesuatu, sudah tau harus melakukan apa. Tapi nyatanya tidak ada aksi sama sekali bahkan untuk memulai eksekusi ide tersebut? Malah prokrastinasi lah yang banyak menghabiskan waktumu.

Pernahkah kamu melakukan sesuatu secara rutin, kemudian karena suatu hal kamu berhenti dari rutinitas tersebut. Dan ketika ingin memulainya lagi, nyatanya sangat berat dan susah untuk kembali konsisten?

Iku ceritane diriku ๐Ÿ™‚

Truk bermuatan pasir batu

Bayangkan sebuah dump truk yang memuat pasir dan batu seperti gambar di atas.

Untuk bergerak, truk tersebut tentu butuh mesin diesel yang mempunyai kekuatan sangat besar.

Setelah itu, bayangkan truk tersebut bergerak dengan kecepatan kira-kira 100 km/jam di jalan tol.

Ketika sopir menginjak rem dalam kondisi seperti itu, akan susah bagi truk untuk berhenti walaupun pedal rem sudah diinjak sopir dengan sekuat tenaga. Truk tersebut tidak akan langsung berhenti mendadak, tapi akan tetap berjalan walau akan pelan-pelan melambat dan berhenti diam.

Fenomena ini dinamakan inersia atau kelembaman, dikutip dari Wikipedia Indonesia:

Inersia

Dalam kata-kata yang lebih sederhana, suatu benda akan terus bergerak pada kecepatannya saat ini tanpa berubah arah, hingga ada gaya yang menyebabkannya mengubah kecepatan atau arahnya.

Ini juga termasuk benda yang tidak bergerak (kecepatan = nol), yang akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang menyebabkannya bergerak.

Baca dan coba pahami pengertian tersebut terlebih dahulu.

Jika truk tersebut diumpamakan sebagai diri kita.ย Seperti ketika, kita punya sebuah ide besar untuk melakukan sesuatu. Tapi tidak ada sedikitpun aksi untuk mewujudkannya.

Maka hasilnya seperti truk yang penuh muatan tersebut namun diam tak bergerak, bahkan distarter pun tidak.

Maka untuk menggerakkanya dibutuhkan usaha dan tenaga, minimal starter tadi.

Kalau diibaratkan ke dalam diri kita, contoh usahanya seperti mematikan HP, istirahat bermain sosmed, istirahat dari nonton film di indo.xxi, atau mengorbankan beberapa jam waktu tidur untuk mulai mengerjakan dan mengeksekusi ide tersebut.


Contohnya artikel ini

Artikel ini mulai aku kerjakan sejak jam pulang kantor. Di mana waktu tersebut biasa aku gunakan untuk main DOTA, atau sekadar scrolling media sosial. Atau bisa jadi aku pakai untuk istirahat saja.

Yang seharusnya mudah sekali bagiku untuk melakukan hal tersebut, tapi aku korbankan hal itu untuk membuat artikel ini.

Coba ingatlah ketika kamu pertama kali ingin melakukan sesuatu!

Contohnya saja kamu ingin mengikuti dan menyelesaikan misi di gameplay ini, atau hal lain yang pertama kali kamu lakukan.ย Ketika kamu mulai mengeksekusi hal tersebut, bisa kita ibaratkan truk yang sedang di-Starter.

Kemudian ketika kamu mempertahankan usahamu untuk melakukan hal tersebut, kamu sedang membuat sebuah Momentum.

Kalo diibaratkan truk tadi, truknya sudah mulai bergerak.

Ketika kamu sudah mulai melakukan hal tersebut maka akan muncul ide-ide untuk menyelesaikan hal tersebut.

Kemudian ketika truk tersebut berjalan cukup cepat, tanpa di-gas-pun truknya akan tetap berjalan.

Pada akhirnya kamu bahkan dapat dengan mudah menemukan kesempatan untuk melakukan hal tersebut kembali, secara rutin.


Inilah mengapa ketika sudah menjadi kebiasaan atau rutinitas, sebuah hal dapat dilakukan dengan mudah.

Dan begitu juga sebalikanya jika ingin memulai sesuatu, pasti butuh usaha dan tenaga yang cukup untuk bergerak. Hingga jadi kebiasaan.


Get Started and Keep Moving ๐Ÿƒ๐Ÿฟ‍โ™€๏ธ๐Ÿƒ๐Ÿพ

 

"Nothing happens until something moves" Albert Einstein

Cerita MAS-SYAH Lainnya

Leave a Comment